Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, MS Kutacane Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian

on .

on . Dilihat: 28

1

ms-kutacane.go.id – Kutacane, 1 Oktober 2026 – Mahkamah Syar’iyah Kutacane melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis, 1 Oktober 2026. Upacara yang diikuti oleh seluruh pejabat dan aparatur Mahkamah Syar’iyah Kutacane tersebut berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila sebagai dasar negara sekaligus momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan pengabdian. Dalam kegiatan tersebut, Hakim C1 Mahkamah Syar’iyah Kutacane, Khairul Badri, Lc., M.A., bertindak sebagai Pembina Upacara mewakili pimpinan.

Pelaksanaan upacara ini menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui peringatan ini, seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Kutacane diajak untuk senantiasa mengingat pentingnya menjaga nilai-nilai luhur Pancasila serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan memperkuat rasa cinta tanah air di kalangan aparatur. Pancasila sebagai dasar negara mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial hendaknya senantiasa tercermin dalam sikap serta perilaku setiap aparatur, termasuk dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari lembaga peradilan.

1

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh aparatur untuk memahami bahwa menjaga dan mengamalkan Pancasila merupakan tanggung jawab bersama. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak cukup hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, menjunjung tinggi kejujuran, menjaga persatuan, serta mengutamakan kepentingan bersama merupakan bentuk pengamalan Pancasila yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sosial.

Bagi Mahkamah Syar’iyah Kutacane, semangat Hari Kesaktian Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga peradilan. Setiap aparatur dituntut untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai Pancasila menjadi landasan moral dalam membangun aparatur yang berkarakter, berkomitmen terhadap tugas, serta mampu memberikan pelayanan yang adil dan berkualitas kepada masyarakat pencari keadilan.

Selain memperkuat rasa nasionalisme, pelaksanaan upacara ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan dan mempererat hubungan antaraparaturnya. Semangat persatuan yang terkandung dalam Pancasila hendaknya diwujudkan melalui kerja sama, komunikasi yang baik, serta sikap saling menghargai dalam lingkungan kerja. Dengan terpeliharanya kebersamaan dan keharmonisan, seluruh aparatur diharapkan dapat menjalankan tugas secara lebih optimal serta bersama-sama mendukung tercapainya tujuan organisasi.

Nilai-nilai Pancasila juga memiliki peran penting dalam membentuk budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan. Dalam menjalankan tugas di lingkungan peradilan, setiap aparatur perlu mengedepankan sikap adil, jujur, dan bertanggung jawab serta senantiasa menghormati hak-hak masyarakat. Pengamalan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial dapat tercermin melalui komitmen untuk memberikan pelayanan tanpa diskriminasi, menjaga etika kedinasan, serta melaksanakan setiap pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

1

Melalui peringatan ini, seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Kutacane juga diharapkan dapat menjadikan semangat persatuan sebagai landasan dalam menghadapi berbagai tantangan pelaksanaan tugas. Perbedaan pandangan dan latar belakang hendaknya disikapi dengan bijaksana melalui sikap saling menghormati dan mengutamakan kepentingan bersama. Dengan semangat kebersamaan, setiap aparatur dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, harmonis, dan mendukung peningkatan kualitas kinerja lembaga.

Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 ini menjadi pengingat bahwa semangat kebangsaan harus senantiasa hadir dalam setiap langkah pengabdian. Sebagai aparatur negara, seluruh pegawai Mahkamah Syar’iyah Kutacane memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang profesional dan berintegritas. Pengabdian tersebut dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, kesungguhan dalam bekerja, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan peradilan.

Dengan terselenggaranya upacara ini, Mahkamah Syar’iyah Kutacane berharap nilai-nilai Pancasila semakin tertanam dalam diri seluruh aparatur dan menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari. Semangat Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi terus diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan persatuan, integritas, dan tanggung jawab. Melalui pengamalan nilai-nilai tersebut, Mahkamah Syar’iyah Kutacane berkomitmen untuk terus memperkuat semangat pengabdian serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan, bangsa, dan negara.

(Tim Media Mahkamah Syar'iyah KutaCane)