berAKHLAK removebg previewheader ms kutacane 2021

Apel Pagi Senin, Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane Tekankan Integritas, Evaluasi Kinerja, dan Optimalisasi Capaian SKP

on .

on . Dilihat: 0

1

ms-kutacane.go.id – Mahkamah Syar’iyah Kutacane mengawali pekan kerja dengan melaksanakan Apel Pagi Senin yang dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh aparatur ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat, menyamakan persepsi, serta memperteguh komitmen dalam memberikan pelayanan peradilan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat pencari keadilan.

Dalam amanatnya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane mengajak seluruh aparatur untuk memulai pekan kerja dengan semangat baru serta tekad yang kuat dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh capaian individu, tetapi juga oleh sinergi, disiplin, dan komitmen seluruh aparatur dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah persiapan pelaksanaan Rapat Bulanan yang akan menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja serta pencapaian kinerja selama periode sebelumnya. Ketua menegaskan bahwa rapat bulanan bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana strategis untuk mengidentifikasi keberhasilan, mengevaluasi berbagai kendala, serta menyusun langkah-langkah perbaikan dan strategi yang lebih efektif untuk mendukung pencapaian target organisasi.

Melalui evaluasi yang objektif dan komprehensif, setiap bagian diharapkan mampu melakukan pembenahan secara berkelanjutan sehingga program kerja yang telah direncanakan dapat terlaksana secara optimal. Budaya evaluasi yang konsisten diyakini menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi serta mendorong terciptanya inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane juga memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya menjunjung tinggi integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Integritas merupakan nilai dasar yang harus menjadi pedoman bagi seluruh aparatur peradilan dalam menjalankan amanah yang diberikan. Setiap keputusan, tindakan, dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat harus dilandasi kejujuran, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

1

Beliau mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan dibangun melalui perilaku aparatur yang profesional, transparan, dan berintegritas. Oleh karena itu, setiap pegawai diharapkan senantiasa menjaga etika, disiplin, dan komitmen dalam melaksanakan tugas sebagai bagian dari upaya mewujudkan peradilan yang bersih dan berwibawa.

Selain itu, Ketua juga menyoroti pentingnya meningkatkan tanggung jawab terhadap Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang telah ditetapkan pada setiap triwulan. SKP merupakan instrumen penting dalam mengukur kinerja individu sekaligus menjadi dasar dalam pencapaian target organisasi. Oleh sebab itu, setiap aparatur diminta untuk memahami target yang telah ditetapkan, melaksanakan tugas secara optimal, serta melakukan pemantauan terhadap progres capaian secara berkala.

Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pencapaian SKP tidak hanya berdampak pada penilaian kinerja individu, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kinerja satuan kerja secara keseluruhan. Dengan komitmen yang tinggi dalam memenuhi target kinerja, Mahkamah Syar’iyah Kutacane diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mempertahankan budaya kerja yang profesional dan akuntabel.

Apel pagi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Kutacane. Seluruh aparatur diajak untuk terus membangun komunikasi yang baik, mempererat koordinasi, serta saling mendukung dalam menyelesaikan setiap tugas dan tanggung jawab. Sinergi yang kuat antarbagian diyakini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan organisasi yang efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menutup amanatnya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane menyampaikan pesan inspiratif bahwa “Integritas bukan hanya tentang bekerja dengan benar, tetapi juga tentang mempertanggungjawabkan setiap amanah yang diberikan.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap aparatur memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang jujur, profesional, dan penuh dedikasi. Melalui Apel Pagi Senin ini, Mahkamah Syar’iyah Kutacane kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang berlandaskan integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas. Dengan semangat kebersamaan serta komitmen yang kuat dari seluruh aparatur, diharapkan setiap program kerja dapat terlaksana dengan baik sehingga pelayanan peradilan yang diberikan kepada masyarakat semakin berkualitas, cepat, dan memberikan kepastian hukum.

(Tim Media Mahkamah Syar'iyah KutaCane)

CCTV Online