berAKHLAK removebg previewheader ms kutacane 2021

Apel Pagi MS Kutacane: Jujur dalam Kinerja, Transparan dalam Penilaian, Berprestasi dalam Pengabdian

on .

on . Dilihat: 24

1

ms-kutacane.go.id – Kutacane – Mahkamah Syar’iyah Kutacane melaksanakan apel pagi yang dipimpin oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane, Bapak T. Swandi, S.H.I., M.H. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjunjung tinggi kejujuran, transparansi, dan komitmen terhadap peningkatan kinerja dalam setiap pelaksanaan tugas. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh aparatur agar senantiasa mengedepankan integritas serta bertanggung jawab dalam menjalankan amanah yang diberikan.

Dalam penyampaiannya, T. Swandi menegaskan bahwa kejujuran harus menjadi prinsip utama dalam setiap aspek pekerjaan, termasuk dalam pencapaian dan pengisian data penilaian kinerja satuan kerja. Data yang disampaikan harus sesuai dengan kondisi sebenarnya, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa penilaian kinerja mencerminkan keadaan yang sesungguhnya serta menjadi dasar yang tepat dalam menentukan langkah peningkatan kualitas kerja.

Beliau juga mengingatkan bahwa penilaian kinerja bukan semata-mata tentang angka atau capaian yang tercatat dalam laporan, melainkan merupakan gambaran dari pelaksanaan tugas dan tanggung jawab seluruh aparatur. Oleh karena itu, setiap data harus diisi secara jujur dan transparan, tanpa mengabaikan kondisi riil yang terjadi di lapangan. Dengan menjunjung tinggi prinsip tersebut, Mahkamah Syar’iyah Kutacane diharapkan dapat membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada hasil yang nyata.

Selain kejujuran dalam pelaporan, komitmen untuk terus melakukan perbaikan juga menjadi perhatian dalam arahan apel pagi. Setiap capaian hendaknya menjadi motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pekerjaan, sedangkan kekurangan yang masih ditemukan perlu dijadikan bahan evaluasi untuk menentukan langkah perbaikan. Dengan demikian, proses penilaian kinerja dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administrasi.

Lebih lanjut, seluruh aparatur diharapkan mampu menerapkan nilai integritas dan transparansi dalam pekerjaan sehari-hari. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, ketelitian dalam menyelesaikan tugas, keterbukaan terhadap evaluasi, serta kesediaan untuk mempertanggungjawabkan setiap pekerjaan yang dilaksanakan. Konsistensi dalam menerapkan nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan peradilan kepada masyarakat.

1

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MS Kutacane turut menyampaikan bahwa tenis merupakan salah satu olahraga resmi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP). Aparatur yang memiliki minat terhadap olahraga tenis dipersilakan untuk mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki, sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan olahraga yang dapat menjadi wadah untuk membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antarap aratur peradilan.

Partisipasi dalam kegiatan olahraga juga menjadi salah satu kesempatan bagi aparatur untuk mengembangkan kemampuan di luar pelaksanaan tugas kedinasan. Melalui minat dan potensi yang terus diasah, aparatur diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi satuan kerja, baik dalam mendukung kebersamaan maupun dalam mengikuti berbagai kegiatan olahraga di lingkungan peradilan.

Kabar membanggakan turut disampaikan dalam apel pagi tersebut. MS Kutacane berhasil meraih Juara III dalam Turnamen Persahabatan SELATAS yang diselenggarakan di Mahkamah Syar’iyah Singkil. Pencapaian ini menjadi salah satu bentuk partisipasi dan kontribusi aparatur MS Kutacane dalam kegiatan olahraga serta diharapkan dapat memberikan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih baik pada kesempatan mendatang.

Prestasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi satuan kerja, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan positif. Semangat berlatih, menjunjung sportivitas, dan membangun kerja sama merupakan nilai-nilai yang dapat mendukung terciptanya kebersamaan. Dengan adanya dukungan terhadap pengembangan potensi aparatur, diharapkan semakin banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan membawa nama baik Mahkamah Syar’iyah Kutacane.

Melalui apel pagi ini, seluruh aparatur diingatkan kembali bahwa integritas, transparansi, dan prestasi merupakan unsur yang saling mendukung dalam membangun lingkungan kerja yang berkualitas. Kejujuran menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan tugas, transparansi menjadi komitmen dalam mempertanggungjawabkan kinerja, sedangkan prestasi menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik.

Mahkamah Syar’iyah Kutacane berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kinerja melalui budaya kerja yang jujur, disiplin, profesional, dan bertanggung jawab. Dengan menjadikan evaluasi sebagai sarana perbaikan serta memberikan ruang bagi pengembangan potensi aparatur, diharapkan setiap unsur dapat berkontribusi secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas peradilan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan. Integritas menjadi fondasi, transparansi menjadi komitmen, dan prestasi menjadi motivasi untuk terus maju.

(Tim Media Mahkamah Syar'iyah KutaCane)

CCTV Online